Menjelajahi Sejarah Malta Kota Kuno


Menjelajahi Sejarah

Spread the love

Malta. Sebuah negara kepulauan di tengah Laut Mediterania. Menawarkan lebih dari sekedar pantai indah dan cuaca cerah. Pulau ini adalah buku sejarah terbuka. Dengan lapisan kebudayaan yang berakar pada masa prasejarah. Dominasi oleh berbagai kekuatan besar. Dan arsitektur yang mencerminkan periode berbeda dalam sejarahnya yang panjang. Dari kuil megalitik hingga kota berbenteng. Menjelajahi kota-kota kuno Malta memungkinkan pengunjung untuk melangkah mundur dalam waktu dan menyaksikan kekayaan sejarah yang tak terbandingkan. Artikel ini akan membawa Anda dalam perjalanan melalui sejarah Malta, menyoroti kota-kota kuno yang harus dikunjungi.

Menjelajahi Sejarah Kuil Megalitik Kuno

Malta terkenal dengan kuil-kuil megalitiknya, beberapa di antaranya merupakan struktur berdiri bebas tertua di dunia. Ħaġar Qim dan Mnajdra, terletak di selatan pulau Malta, adalah contoh menakjubkan dari kemampuan arsitektural dana astronomi penduduk Malta kuno. Dibangun antara 3600 dan 3200 SM, kompleks ini menunjukkan pengetahuan tentang astronomi, dengan penjajaran khusus terhadap siklus matahari. Tarxien Temples, kompleks lain yang terletak di tengah pulau, menawarkan wawasan tentang kehidupan religius dan sosial penduduk Malta kuno, dengan ukiran hewan dan altar yang digunakan untuk ritual.

Valletta: Kota Berbenteng

Ibu kota Malta, Valletta, adalah kota berbenteng yang didirikan oleh Kesatria Santo Yohanes pada tahun 1566. Kota ini adalah mahakarya arsitektur barok, dengan jalanan sempitnya, gereja-gereja megah, dan istana-istana yang elegan. Berkunjung ke Valletta, Anda akan menemukan St. John’s Co-Cathedral, yang interior mewahnya menampilkan lukisan karya Caravaggio. Fort St. Elmo dan National War Museum menawarkan wawasan tentang peran strategis Malta dalam sejarah militer, terutama selama Pengepungan Besar oleh Ottoman pada tahun 1565 dan Perang Dunia II.

Menjelajahi Sejarah Mdina: Kota Sunyi

Mdina, yang dikenal sebagai “Kota Sunyi”. Adalah ibu kota kuno Malta sebelum Valletta dibangun. Mdina adalah contoh sempurna dari kota abad pertengahan, dengan jalan-jalan sempit yang berkelok-kelok, rumah-rumah bersejarah, dan pemandangan panorama yang menakjubkan dari dinding kotanya. Saat memasuki melalui Gerbang Utama, pengunjung seolah-olah memasuki zaman lain, dengan jalan-jalan yang sunyi dan suasana yang tenang. Katedral Mdina, dengan fasad baroknya yang mengesankan dan interior yang dihiasi dengan karya seni, adalah titik fokus dari kota ini.

Birgu (Vittoriosa): Saksi Bisu Sejarah Maritim

Birgu, salah satu dari “Three Cities” bersama dengan Senglea dan Cospicua, memiliki sejarah maritim yang kaya. Dikenal juga sebagai Vittoriosa, Birgu adalah lokasi asli Kesatria Santo Yohanes sebelum pembangunan Valletta. Berjalan-jalan di sepanjang waterfront, Anda akan menemukan Fort St. Angelo, yang telah menjadi saksi bisu berbagai fase sejarah Malta, dari pertahanan melawan armada Ottoman hingga menjadi bagian dari pertahanan selama Perang Dunia II. The Maritime Museum dan Inquisitor’s Palace menawarkan wawasan yang lebih mendalam tentang sejarah maritim dan sosial Malta.

Baca juga: Menjelajahi Keindahan Alamnya Makedonia Utara

Tips Menjelajahi Kota Kuno Malta

Untuk mendapatkan pengalaman terbaik saat menjelajahi kota kuno Malta, pertimbangkan untuk mengikuti tur berpemandu yang dapat memberikan konteks dan cerita di balik situs yang Anda kunjungi. Memakai sepatu yang nyaman adalah suatu keharusan, karena banyak dari eksplorasi ini akan dilakukan dengan berjalan kaki di atas permukaan yang tidak rata. Jangan lupa untuk membawa air minum dan tabir surya, terutama selama bulan-bulan musim panas. Akhirnya, pastikan untuk menghormati situs-situs bersejarah yang Anda kunjungi, banyak di antaranya adalah bagian dari Warisan Dunia UNESCO dan memiliki nilai tak tergantikan.

Kesimpulan

Menjelajahi kota-kota kuno Malta adalah cara yang luar biasa untuk memahami kekayaan sejarah dan budaya pulau ini. Dari kuil-kuil prasejarah hingga kota-kota berbenteng, Malta menawarkan wawasan yang unik ke dalam masa lalu yang beragam dan menarik. Setiap kota membawa cerita dan karakternya sendiri, mengundang pengunjung untuk melangkah kembali dalam waktu dan mengalami keajaiban sejarah yang telah bertahan selama ribuan tahun.